Ini hanya sebuah catatan mengenai curahan hati saya. Kadang saya merasa kurang nyaman mencurahkan hati saya kepada orang lain. Dan mencurahkan hati saya secara lisan itu sepertinya agak sulit bagi saya. Seringkali ketika saya merangkai kata-kata lisan secara spontan, saya agak terbata-bata. Untuk itu, saya posting di sini.
Saya berusaha tidak mengeluh mengenai jalan yang Allah berikan kepada saya. Yah namanya manusia pasti pernah mengeluh, pasti sering bertanya-tanya mengapa saya ditakdirkan begini atau mengapa harus aku yang begini. Itu lah pertanyaan yang akhir-akhir ini mengelilingi pikiran saya. Saya punya banyak masalah dan kekhawatiran, ini hal yang manusiawi. Semua orang pasti merasakan hal itu. Tapi masalah dan kekhawatiran akan sesuatu itu berbeda-beda jenisnya. Bobotnya pun berbeda.
Akhir-akhir ini banyak tugas dari beberapa mata kuliah. Selain tugas ada masalah mengenai diri sendiri. Selain masalah mengenai diri sendiri juga ada masalah keluarga. Selain masalah keluarga ada masalah pertemanan. Hal-hal seperti itu membuat saya pusing. Setiap harinya selalu ada cobaan. Tugas tiada hentinya. Jujur saja saya lelah. Kadang ingin menyerah. Tapi saya sudah melakukan sejauh ini, tidak mungkin saya berhenti. Saya juga ingat pengorbanan orang tua dan kakak-kakak saya yang selalu mendukung saya. Walaupun didukung, tapi sering kali saya kurang yakin terhadap diri sendiri. Saya kurang yakin terhadap kemampuan saya. Saya orang yang lemah, masih bergantung kepada orang lain, bahkan saya merasa kemampuan saya ini belum ada apa-apanya. Sesungguhnya kekuatan dan kemampuan yang saya miliki berasal dari Allah. Maka dari itu, saya menghindari bersikap sombong.
Sering kali saya bingung, apa yang harus saya lakukan? Jika jawabannya mendekatkan diri pada Allah, itu pasti. Semua orang harus mendekatkan diri kepada Allah. Tapi masalahnya bagaimana melewati tiap permasalahan dengan baik dan menuntaskan itu semua? Tiap permasalahan yang dirasakan orang lain itu berbeda-beda. Saya merasa tidak tahu lagi harus apa. Kenapa harus saya yang mengalami ini? Kapan permasalahan ini akan berakhir? Kenapa kepribadianku seperti ini? Kenapa...?
Di mana pun saya berada baik di rumah, kosan, kampus, atau tempat lain tetap saja saya tidak merasakan ketenangan yang lama. Saya hanya bisa merasakan ketenangan yang sesaat saat itu juga. Bahagia pun hanya sesaat. Saya yakin Allah selalu ada di sisi saya. Saya yakin Allah tahu yang terbaik untuk saya. Tapi ada kalanya saya menumpahkan curahan hati saya, saya berpasrah, tidak tahu lagi harus bagaimana menyikapi masalah dengan benar, saya hanya bisa menyikapi masalah dengan kemampuan saya yang terbatas.
Saya khawatir, dalam permasalahan itu memengaruhi perkuliahan. Di sisi lain saya tidak mau mengecewakan orang lain terutama orang tua saya. Tapi yang saya rasakan merantau sambil kuliah itu berat dengan permasalahan yang saya alami. Untuk itu saya minta maaf apabila saya hanya mahasiswa yang biasa-biasa saja, bahkan mungkin berada di bawah kemampuan teman-teman saya. Saya juga minta maaf apabila saya terkesan memberatkan atau merepoti orang lain, karena saya memang tidak bisa lepas dari orang lain. Saya bukan orang pintar atau orang yang bisa dalam segala hal. Banyak kesalahan yang saya buat yang secara tidak sengaja dapat menimbulkan masalah.
Kadang saya benci kepada diri sendiri. Kenapa orang lain terlihat santai dan mampu sedangkan saya selalu khawatir akan sesuatu dan saya tidak tahu kemampuan yang saya miliki apakah dapat dikatakan mampu? Saya benci kenapa saya sulit mendapatkan teman dekat yang pas. Saya iri melihat teman-teman sejurusan yang terlihat akrab satu sama lain.
Bukannya saya malas, di tengah kesibukan saya butuh istirahat dan ketenangan. Menangis pun sering untuk menumpahkan emosiku. Silahkan saja jika orang lain bilang aku ini cengeng dan cemen. Saya tidak butuh ejekan orang lain. Maaf apabila prestasiku selama kuliah terkesan biasa saja dan tidak hebat dibandingkan yang lain. Saya berusaha semampu saya.
Dan blog yang saya buat saat ini pun hanya sedikit pembaca, bagi saya tidak masalah. Yang penting saya bisa menulis keadaan dan perasaan yang saat ini saya alami.
Terima kasih :)
